Selasa, 21 Oktober 2014

Gadis kembang api (tulisan bebas)

Kau seperti kesenangan semata
Yang jarang kutemui
Seperti kembang api
Dor ! ,
Lalu hilang dalam sekejap

Kekasihku (tulisan bebas)

“Cinta seperti penyair berdarah dingin
Yang pandai menorehkan luka.
Rindu seperti sajak sederhana yang tak ada matinya.”

Ibu yang tabah (tulisan bebas)

Ibu itu mengasuh anak-anaknya sendirian sejak suaminya dipinjam negara untuk dijadikan kelinci dalam percobaan sistem keamanan. Sampai sekarang belum dikembalikan, padahal suaminya itu sebenarnya cuma pemberani yang lugu dan kadang-kadang nekat. Toh ibu itu tak pernah berhenti menunggu, meskipun menunggu adalah luka. Dan ia memang perkasa. Menghadapi anak-anaknya yang nakal dan sering menyusahkan, ia tak pernah kehilangan kesabaran.

Setiap subuh ibu itu memetik embun di daun-daun, menampungnya dalam gelas, dan menghidangkannya kepada anak-anaknya sebelum mereka berangkat sekolah. Malam hari diam-diam ia memeras airmata, menyimpannya dalam botol, dan meminumkannya kepada anak-anaknya bila mereka sakit.

Ia mendidik anak-anaknya untuk tidak cengeng. Ia paling tidak suka melihat orang mudah menangis. Bila anak-anaknya bertanya, "Mengapa Ibu tidak pernah menangis?", jawabnya, "Biar kutabung airmataku buat hari tua. Bila kelak aku meninggal, kalian bisa memandikan jenazahku dengan tabungan airmataku.”

Sehari-hari ibu yang penyabar itu berjualan awalan ber- di sekolah partikelir yang hidup enggan mati tak mau. Sebagian besar muridnya bodoh dan berandal, tapi ya bagaimana lagi, mereka tetap harus dicintai. Ia rajin menasihati mereka agar tidak mudah putus asa, apalagi menangis, menghadapi kegagalan. "Berlatih gagal itu penting," pesannya berulang-ulang.

Tenaga dan waktunya praktis habis untuk urusan rumah dan pekerjaan sehingga ia kurang hiburan. Satu-satunya hiburan adalah menonton televisi yang sudah agak pucat gambarnya. Dan ia penggemar televisi yang baik. Ia bisa sangat terharu menyaksikan kisah yang menyayat hati, misalnya kisah tentang pejuang yang digugurkan negara dan jenazahnya diselimuti kain bendera. Anak-anak ikut trenyuh dan tersedu melihat ibu mereka diam-diam mengusap airmata. "Jangan menangis!" bentak ibu yang tabah itu tiba-tiba. “Aku menangis hanya untuk menyenang-nyenangkan televisi. Mengerti?”

Etika dalam menggunakan internet

     Seiring berkembangnya zaman serta makin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan berbagai dampak baik dampak positif maupun dampak yang negatif. Dampak positif tentu saja merupakan hal yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kemaslahatan kehidupan manusia di dunia termasuk di negara Indonesia sebagai negara berkembang, yang mana hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini diramu dalam berbagai bentuk dan konsekuensinya sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dampak negatif yang timbul dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus juga dipikirkan solusinya karena hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada kehidupan manusia, baik kehidupan manusia secara fisik maupun kehidupan mentalnya.
    Salah satu hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini antara lain adalah teknologi dunia maya yang dikenal dengan istilah internet. Internet (Interconection Networking) merupakan suatu jaringan yang menghubungkan computer diseluruh dunia tanpa dibatasi oleh jumlah unit menjadi satu jaringan yang bisa saling mengakses. Dengan internet tersebut, satu computer dapat berkomunikasi secara langsung dengan computer lain diberbagai belahan dunia.

Pentingnya Etika Dalam menggunakan Internet adalah sebagai berikut:
1.   Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
2.   Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
3.   Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
4.   Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya penghuni baru didunia maya tersebut.
Jadi etika dalam menggunakan Internet sangat penting sekali bagi semua pengguna internet, etika yang dimaksudkan disini adalah dalam forum-forum yang bersifat umum dimana banyak orang/pihak tidak dikenal yang terlibat. Jika hanya berinteraski dengan teman sendiri yang sudah akrab, mungkin ini tidak jadi masalah mengingat si temanpun pasti sudah hafal karakter masing-masing, tetapi tentu saja tetap harus ada batas-batas yang tidak boleh dilampaui.
Dibawah ini adalah etika-etika dalam menggunakan internet yaitu sebagai berikut:
1.   Jangan menyindir, menghina, melecehkan, atau menyerang pribadi seseorang/pihak lain.
2.   Jangan sombong, angkuh, sok tahu, sok hebat, merasa paling benar, egois, berkata kasar, kotor, dan hal-hal buruk lainnya yang tidak bisa diterima orang.
3.   Menulis sesuai dengan aturan penulisan baku. Artinya jangan menulis dengan huruf kapital semua (karena akan dianggap sebagai ekspresi marah), atau penuh dengan singkatan-singkatan tidak biasa dimana orang lain mungkin tidak mengerti maksudnya (bisa menimbulkan salah pengertian).
4.   Jangan mengekspose hal-hal yang bersifat pribadi, keluarga, dan sejenisnya yang bisa membuka peluang orang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal itu.
5.    Perlakukan pesan pribadi yang diterima dengan tanggapan yang bersifat pribadi juga, jangan ekspose di forum.
6.    Jangan turut menyebarkan suatu berita/informasi yang sekiranya tidak logis dan belum pasti kebenarannya, karena bisa jadi berita/informasi itu adalah berita bohong (hoax). Selain akan mempermalukan diri sendiri orang lainpun bisa tertipu dengan berita/info itu bila ternyata hanya sebuah hoax.
7.  Andai mau menyampaikan saran/kritik, lakukan dengan personal message, jangan lakukan di depan forum karena hal tersebut bisa membuat tersinggung atau rendah diri orang yang dikritik.
8.   Selalu memperhatikan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Artinya jangan terlibat dalam aktivitas pencurian/penyebaran data dan informasi yang memiliki hak cipta.
9.  Jika mengutip suatu tulisan, gambar, atau apapun yang bisa/diijinkan untuk dipublikasikan ulang, selalu tuliskan sumber aslinya.
10. Jangan pernah memberikan nomor telepon, alamat email, atau informasi yang bersifat pribadi lainnya milik teman kepada pihak lain tanpa persetujuan teman itu sendri.
Sebenarnya masih banyak hal yang perlu diperhatikan sebagai bagian dari etika menggunakan internet. Akan tetapi yang menjadi intinya adalah walaupun internet ini dunia maya, akan tetapi karena interaksi yang terjadi di dalamnya tetap melibatkan manusia dengan berbagai jenis dan karakter tak ubahnya di dunia nyata sehari-hari, maka etika keseharian tetap harus diterapkan. Bagaimanapun pelanggaran terhadap etika tersebut bisa berdampak kurang baik bahkan bisa menjadi sesuatu yang buruk bagi kita dan anak kita. Konsekuensinya sendiri bisa terjadi dalam bentuk ringan seperti pengucilan, pemblokiran, dan hal sejenis lainnya, hingga dalam bentuk yang cukup berat yang bisa membawa kita berurusan dengan pihak kepolisian dan pengadilan.

Kamis, 17 April 2014

Harta + Wanita = Buta

    Nah,maksud saya disini cuma buat menumpahkan hal yang sedikit mengganggu dikepala saya daripada ngespam ditwitter hayo,siapa tahu sehabis membaca artikel ini para pembaca sekalian agak terbuka,tercerahkan atau mungkin juga tersadar karena mungkin kalian salah satu yang pernah atau sedang mengalaminya.
    Saya sebenarnya pribadi yang cenderung cuek tapi didalam kecuekan saya itu sebenarnya saya sangat memperhatikan sekitar,seperti teman yang baru pacaran,pdkt,ataupun pas jadian.Dari proses tersebut akan keliatan perubahan sikap mereka step by step.Kebanyakan sih yah kalo sesama temen deket kalo mau deketin cewe/cowo tuh curhat ama temennya ini panjang lebar tapi pas udah jadiannya ini suka rese sendiri,kacang lupa ama kulitnya cuy ! Yah namanya juga temen masa gasuka liat temen seneng yekan,tapi kadang makin dikasih keleluasaan malah makin lupa ama temen-temennya,mau negur/nasehatin gaenak takutnya tersinggung atau apalah dan berharap inget sendiri walaupun ga inget inget tetep.
    Boleh pacaran tapi jangan lupain temen juga,kalo jadian tuh kadang orang suka keenakan ama pacarnya pergi nonton walaupun ga ada duit tetep maksain giliran nongkrong ama temennya langsung seribu alesan sok sibuk deh,ya orang beda beda sih ada yang bisa ngimbangin mana waktu main ama temen mana waktu jalan ama pacar,harusnya bisa diimbangin harusnyaaaa yah.Soalnya kitakan udah gede gitu kalo keseringan jalan ama cewek juga gaenak nanti diomongin mulu ama orang orang.Demen banget misalnya temen kita diajak nongkrong pake alesan keluarga misalnya (nyokap gua sakit cuy,sorry nih) eh pas taunya ketemuan ama cewenya dimall dan ketauan ama temen temennya (JEGERRR) bingung dah tuh mau ngomong apa buat alibi.Segitu pengorbanannya kah?.
  Kasian juga yah si temennya itu yang misalkan udah bertemen bertahun tahun dan dicerai berai kan oleh pacar yang notabenenya baru kenal beberapa bulan bahkan hari,think twice bro.Pacar itu ga selamanya sayang-sayangan,enak terus pasti ada sedih,pahit,dan galaunya suatu saat,dan dimana tempat lu buat ceritain isi hati lu kalo bukan ke temen lu ini yang udah dikesampingkan sama pacar lu ini ?saya gabilang pacaran itu negatif tapi tergantung si cewe/cowonya itu ngontrol dirinya sendiri buat balancing waktu buat ngumpul ama temen dan pacaran,keduanya harus jalan selaras.Kalo bisa ngimbangin kedua itu percaya deh bakal enak banget hati karena ga kesepian dan harmonis.Takutnya karena "semangat pacaran yang terlalu egois itu"di saat lu berantem ama sang pacar dan ga ada teman buat dicurhatin,rasanya itu beuuuh nyelekit cuy.Temen lu udah pada jengkel dan tak acuh sama lu karena lu terlalu sibuk ngurusin asmara sementaranya itu,dan mau gamau lu harus maaafan dan merubah sikap ke temen temen lu biar bisa maen seperti dulu saat belum pacaran."Ga perlu mengubah mindset,cukup menggeser saja".
  Cuma mau bilang aja jangan pernah nyepelein kangen walaupun secuil,kalo diajak nongkrong temen lu nongkrong aja walaupun lu lagi ga kangen amat,who knows it's their last,or yours.Jangan sampai gara gara harta dan wanita kita udah ga ngumpul bareng kaya dulu.Semoga pertemanan kita yang lama tidak mudah dipudarkan jarak dan waktu.Meskipun yang jauh itu belum tentu hilang, tapi semakin jauh semakin ngerasa asing sampai akhirnya beneran hilang.Gua ga tau kalian masih suka apa yang kita sukain dulu atau ngga,ngelakuin hal gila yang suka kita lakuin ataupun ketawa geli nangis ampe rahang kendor,dan masih inget ga tempat nongkrong dulu?entahlah,semestinya.Pengen rasanya hubungin kalian lewat media sosial tapi walaupun udah dimention tetep ga ada balesannya,apakah itu manfaat media sosial?menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh.Apakah kita ga pernah ngumpul lagi karena kesibukan masing masing,lingkungan baru atau teman baru?gua harap sih ngga.KALIAN ADALAH TEMAN TEMAN TER-ALIG,TERBANGKE yang pernah gua punya.



"people will come and go but memories from times will spent with them stay"

Kamis, 09 Januari 2014

Irama alam

Matahari yang cantik disore hari segera bersandar dipelukan malam
Tak terasa gelap pun menjelang
Api menyala diantara kata,tatapan dan jalanan
Jiwa merengkuh kehangatan malam

Gelisah dan kegirangan beriringan dalam jiwa
Pandangan indah nan elok tak henti ku lihat
Pohon pun bergoyang dan menari seakan mengerti

Aku lari berkejaran bersama angin
Karena hujan akan datang membasahi bumi tuan
Genangan air hujan menjilati kaki telanjangku

Percakapan membangunkan malam yang selalu menyendiri
Jangan biarkan hujan mengikis
kerinduan dengan kehampaan yang diciptakannya
Rasaku mengarang jauh tak terbatas
Dan musik terlalu bising menemani

Akhirnya bulan pun memudar menyambut senyum matahari
Kegelapan mulai lenyap dan angin membawa keharuman bunga
Tetes embun belum pergi mendesak cahaya pagi
Aku mampu bangkit di sisa-sisa kebahagiaan yang hampir habis

Jumat, 29 November 2013

Agama dan Masyarakat

BAB X


Fungsi  Agama Dalam Masyarakat
Dalam hal fungsi, masyarakat dan agama itu berperan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang timbul di masyarakat yang tidak dapat   dipecahakan   secara   empiris   karena   adanya   keterbatasan kemampuan dan ketidakpastian. Oleh karena itu, diharapkan agama menjalankan   fungsinya   sehingga   masyarakat   merasa   sejahtera, aman, dan stabil. Agama dalam masyarakat bisa difungsikan sebagai berikut :
a.  Fungsi edukatif.
     Agama memberikan bimbingan dan pengajaaran dengan perantara petugas-petugasnya (fungsionaris) seperti syaman, dukun, nabi, kiai, pendeta imam, guru agama dan lainnya, baik dalam upacara (perayaan) keagamaan, khotbah, renungan (meditasi) pendalaman rohani, dsb.

b.  Fungsi penyelamatan.
Bahwa setiap manusia menginginkan keselamatan baik dalam hidup sekarang ini maupun sesudah mati. Jaminan keselamatan ini hanya bisa mereka temukan dalam agama. Agama membantu manusia untuk mengenal sesuatu “yang sakral” dan “makhluk tertinggi” atau Tuhan dan berkomunikasi dengan-Nya. Sehingga dalam yang hubungan ini manusia percaya dapat memperoleh apa yang ia inginkan. Agama sanggup mendamaikan kembali manusia yang salah dengan Tuhan dengan jalan pengampunan dan Penyucian batin.

c.  Fungsi pengawasan sosial (social control)
Fungsi agama sebagai kontrol sosial yaitu :
  • Agama meneguhkan kaidah-kaidah susila dari adat yang dipandang baik bagi kehidupan moral warga masyarakat.
  • Agama mengamankan dan melestarikan kaidah-kaidah moral ( yang dianggap baik )dari serbuan destruktif dari agama baru dan dari system hukum Negara modern.
  •  
d.  Fungsi memupuk Persaudaraan.
Kesatuan persaudaraan berdasarkan kesatuan sosiologis ialah kesatuan manusia-manusia yang didirikan atas unsur kesamaan.
  • Kesatuan persaudaraan berdasarkan ideologi yang sama, seperti liberalisme, komunisme, dan sosialisme.
  • Kesatuan persaudaraan berdasarkan sistem politik yang sama. Bangsa-bangsa bergabung dalam sistem kenegaraan besar, seperti NATO, ASEAN dll.
  • Kesatuan persaudaraan atas dasar se-iman, merupakan kesatuan tertinggi karena dalam persatuan ini manusia bukan hanya melibatkan sebagian dari dirinya saja melainkan seluruh pribadinya dilibatkan dalam satu intimitas yang terdalam dengan sesuatu yang tertinggi yang dipercayai bersama
e.  Fungsi transformatif.
Fungsi transformatif disini diartikan dengan mengubah bentuk kehidupan baru atau mengganti nilai-nilai lama dengan menanamkan nilai-nilai baru yang lebih bermanfaat.
Sedangkan  menurut   Thomas   F.O Dea  menuliskan   enam  fungsi agama dan masyarakat yaitu:
     1.      Sebagai pendukung, pelipur lara, dan perekonsiliasi.
     2.      Sarana hubungan  transendental  melalui  pemujaan dan upacara keagamaan.
     3.      Penguat norma-norma dan nilai-nilai yang sudah ada
     4.      Pengoreksi fungsi yang sudah ada.
     5.      Pemberi identitas diri.
     6.      Pendewasaan agama.
Agama memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan
masyarakat, karena agama memberikan sebuah system nilai yang memiliki derivasi
pada norma-norma masyarakat untuk memberikan pengabsahan dan pembenaran dalam
mengatur pola perilaku manusia, baik di level individu dan masyarakat. Agama
menjadi sebuah pedoman hidup singkatnya. Dalam memandang nilai, dapat kita lihat dari dua sudut pandang. Pertama, nilai  agama dilihat dari sudut intelektual yang menjadikan nilai agama sebagai norma  atau prinsip. Kedua, nilai agama dirasakan di sudut pandang emosional yang menyebabkan adanya sebuah dorongan rasa dalam diri yang disebut mistisme.


 Dimensi komitmen agama

Dimensi komitmen agama menurut Roland Robertson:
  • Dimensi keyakinan mengandung perkiraan/harapan bahwa orang yang religius akan menganut pandangan teologis tertentu.
  • Praktek agama mencakup perbuatan-perbuatan berbakti, yaitu perbuatan untuk melaksanakan komitmen agama secara nyata.
  • Dimensi pengerahuan, dikaitkan dengan perkiraan.
  • Dimensi pengalaman memperhitungkan fakta, semua agama mempunyai perkiraan tertentu.
  • Dimensi konsekuensi dari komitmen religius berbeda dengan tingkah laku perseorangan.


Pelembagaan agama
Tiga tipe kaitan agama dengan masyarakat:
a. masyarakat dan nilai-nilai sacral
b. masyarakat-masyarakat praindustri yang sedang berkembang
c. masyarakat-masyarakat industri sekuler
Pelembagaan agama
         Pelembagaan agama adalah apa dan mengapa agama ada, unsur-unsur dan bentuknya serta fungsi struktur agama. Dimensi ini mengidentifikasikan pengaruh-pengaruh kepercayaan di dalam kehidupan sehari-hari.

Agama, konflik dan masyarakat
            Upacara-upacara yang bernuansa agama suku bukannya semakin berkurang tetapi kelihatannya semakin marak di mana-mana terutama di sejumlah desa-desa.Misalnya saja, demi pariwisata yang mendatangkan banyak uang bagi para pelaku pariwisata, maka upacara-upacara adat yang notabene adalah upacara agama suku mulai dihidupkan di daerah-daerah.Upacara-upacara agama suku yang selama ini ditekan dan dimarjinalisasikan tumbuh sangat subur. Anehnya sebab bukan hanya orang yang masih tinggal di kampung yang menyambut angin segar itu dengan antusias tetapi ternyata orang yang lama tinggal di kotapun menyambutnya dengan semangat membara. Misalnya pemilihan hari-hari tertentu yang diklaim sebagai hari baik untuk melaksanakan suatu upacara. Hal ini semakin menarik sebab mereka itu pada umumnya merupakan pemeluk yang “ fanatik” dari salah satu agama monoteis bahkan pejabat atau pimpinan agama. Jadi pada jaman sekarang pun masih banyak sekali hal yang menghubungkan agama dengan kepercayaan-kepercayaan seperti itu sehingga bisa menimbulkan konflik bagi masyarakat itu sendiri.